TRIBUNNEWS.COM – Ketika proses pembuatan KTP tiba-tiba tersebar di media sosial, ada video perangkat sipil nasional (ASN) yang melakukan pungutan liar (pemerasan). Itu diunggah oleh banyak akun di platform berbeda, dimulai dengan Instagram di Facebook.

Belakangan diketahui bahwa pengambilan kartu identitas secara ilegal dilakukan di kantor kecamatan Batangkuis di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. – -Apa Seluruh isi acara? Tribunnews berikut memperlihatkan fakta pemerasan video virus ASN saat membuat KTP.

Membaca: Virus Mahasiswa menerima skripsi pada semester 6, dan pihak kampus memberikan penjelasan

1. Penyebaran dan viral video

Video yang dibagikan berdurasi 4 menit 26 detik.

Tampak jelas ASN meminta Rp 100.000 dengan dalih mempercepat proses pembuatan e-KTP.

“Mau puasa atau mau bayar Rp 100.000 cepat. Bisa dibilang seminggu selesai. Kalau antri satu bulan, siapkan dua bulan. Dia memilih urus KTP sambil antri. — – “Anda tidak membutuhkan remaja, jika perlu. lebih cepat. Nanti remaja itu akan menanyakannya kapan dia siap, ‚ÄĚkata perempuan ASN itu.