TRIBUNNEWS.COM, DEPOK-Setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Guna Lahan (DPUPR) Kota Depok, kini Covid-19 sudah kembali ke lingkungan pemerintahan Kota Depok (Pemkot).

Kali ini korban adalah PNS Perusahaan Alat Sipil Nasional (ASN) di Kabupaten Sukmajaya, dengan inisial TAR dipastikan positif Covid-19. PKS Siapkan Cyber ​​Soldier Menangkan Kesempatan Pilkada di Kota Depok

Baca: Update Corona Jakarta Hari Ini: Dengan 711 kasus baru, Jakarta tambah paling banyak di Indonesia – selama masa shutdown, semua layanan akan dialihkan ke kawasan Sukmajaya Beberapa kota dan desa.

“Untuk menghentikan penyebarannya minggu depan, kantor jalan ditutup karena petugas memiliki sikap positif terhadap Covid-19,” kata juru bicara Satgas Kota Depok Dadang Wihana kepada wa, Rabu (26 Agustus 2020). rtawan .

TAR telah dikarantina di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Depok.

Demi memutus rantai Covid-19, tim Kota Depok langsung mencari beberapa lokasi yang diduga bersinggungan dekat dengan TAR. Seminggu terakhir sebaiknya dilakukan swab PCR di Puskesmas atau Cluster Tuhas, ”akunya.

Da Dang juga mengatakan, satgas melakukan penyemprotan disinfektan di kantor wilayah Sukmajaya. Akui dia hanya petugas ASN. Saya terjangkit Covid-19 di kawasan Sukmajaya.

“Kalau situasinya tidak memungkinkan tapi masih ada kasus baru, penutupan kantor wilayah Sukmajaya akan diperpanjang. Dijelaskannya.

Selama ini sudah banyak ditemukan gugus di Kota Depok. Antoran Covid-19 antara lain Pengadilan Negeri Depok, Bawaslu, Rutan Depok, dan Kejaksaan Depok. – Sebelumnya, Cluster baru juga ditemukan di pusat perbelanjaan Giant Extra Margo City.Di Wartakotalive dengan gelar petugas Kecamatan Sukmajaya Depok Positif Covid-19, utilitas ditutup selama seminggu