Laporan Banjarmasin Post Irfani —— Bangalma TRIBUNNEWS.COM-Tiga orang tua, WR (23), warga Kecamatan Mekar Sari, Kabupaten Barito Kuala, Desa Jelapat II, AM (38), Jalan Kelayan B Gg Patimura Warga Banjarmasin Selatan (Banjarmasin Selatan) dan warga H (45 tahun) warga Jalan Ketapang 4 Kompleks Mantuil Raya di Bengalmasin Selatan dibawa oleh polisi ke Badan Reserse Kriminal Polda Kalimantan Selatan Markas besar. Perempuan diduga melakukan pemalsuan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan dokumen lainnya.

Sekitar pukul 17.00, Selasa (6/9/2020), polisi yang dipimpin AKP Aji Wisa diamankan di sebuah rumah di Jalan Pembangunan 2, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tengah, Bandar Masin. WITA .

Baca: Pendapat Meningkatnya Kasus Penipuan Lelang Pegadaian Palsu, Pakar Internet

Baca: Warga Banjarmasin akhirnya kembali ke Indonesia setelah terjebak blokade Nepal selama 3 bulan

Baca: Sedih dan Kisah memalukan calon pengantin, menunggu di KUA, calon pengantin laki-laki tidak datang dari ketiga perempuan ini, agen mendapatkan semua jenis dokumen, stempel, blanko KTP, printer, komputer, dll. Pemeriksaan Kombes Sugeng Riyadi, Kapolda Kalimantan Selatan, melalui Kapolsek Jatanras, Kapolsek Riza Muttaqin, dibenarkan pada Rabu (10/6/2020) sore, mengatakan ya, polisi sudah memastikan hal itu dalam dugaan pemalsuan itu. Keamanan tiga wanita.

Konon motifnya adalah pelaku mencari untung. Semula bertindak sebagai perantara KTP, ada yang mengumpulkan beberapa dokumen. Dokumen tersebut kemudian digunakan untuk mencetak kembali keluarga dan KTP, sehingga berdampak pada duplikasi d. .

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul “Diduga KTP dan KK Palsu, Tiga Wanita Ditangkap di Polda Kalimantan Selatan”