TRIBUNNEWS.COM, EMPATLAWANG-Kabur selama dua tahun, akhirnya Bustari alias Bus (20) warga di belakang Pasar Pendopo ditangkap tim Elang Sat dan dalam penyidikan pidana oleh empat Bus Polsek Lawang salah satunya. Pencuri sadis Empat Lawang, mereka melukai dan membunuh korbannya tanpa ragu.

Empat Kapolsek Lawang AKBP Wahyu mengatakan melalui Kasat Reskrim AKP M Ismail bahwa tersangka merupakan salah satu gerombolan orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2018. Pasukan Jarak Jauh Masih Pilihan Terbaik-Baca: Tetap Sabar Setahun, Ingat Pengakuan 2 Orang Dituduh Novel Baswedan-baca: Ciptakan Sinergi, Balikpapan Bea Cukai dan Pajak Konsumsi Kunjungi Walikota Balikpapan- – “Ia disergap saat berkeliaran di kawasan Pasar Pendopo. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan senjata tajam yang membuktikan tersangka telah jatuh ke dalam tubuhnya. Kematiannya juga dijamin oleh keempat Mabes Polsek Lawang. – — Berdasarkan laporan yang disampaikan ke polisi, tersangka dan dua rekannya melakukan penindakan terhadap korban Ha (16), mahasiswa asal Desa Berge Tengah, di Pendopo, Kecamatan Empat Lawang pada Januari 2018. Zonasi.

Saat kejadian sepulang sekolah, korban H sedang mengendarai sepeda motor di seberang jalan dari Desa Karang Caya Kecamatan Pendopo Barat, dan ditangkap oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor,

pelaku Segera cabut kunci kontak motor tersebut hingga korban terjatuh .

Kemudian korban mengancam penyerang dengan senjata tajam karena takut Ha pada akhirnya akan menyerah, motornya akan dibawa pergi oleh pelaku.

Di depan penyidik, Bustari menangis dan mengakui tingkah lakunya saat diinterogasi. Ia berkata: “Kita bertiga sudah terbang, dan saya bertanggung jawab mengendarai sepeda motor. Sejauh ini, tersangka pidana terlibat dalam kasus Cura di bawah yurisdiksi empat anggota Polsek Lawang. Untuk dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya, tersangka pidana telah diadili berdasarkan Pasal 365 KUHP dan diancam. : Dihukum lebih dari 7 tahun penjara. (Cr27)

Artikel ini dimuat di Tribunsumsel.com dengan judul “Sprint dan Unwilling to Kill in Battle”. Empat Bus Begal Lawang dicegat Buser Lain kali menangis