Laporan wartawan Tribun Sungai Lampung Didik Budiawan C-TRIBUNNEWS.COM, Lampung-Pada 1 Oktober 2020, Polres Pringsewu mendapatkan tiga agen ASN dari kantornya, Dinas Kependudukan dan Kependudukan (Disdukcapil) Pringsewu. Ditangkap karena dicurigai terkait narkoba.

Tiga di antaranya adalah pegawai negeri, dan ada dua pegawai honorer yang bertugas di bidang pengelolaan kependudukan.

“Iya benar,” kata Iptu Dedi Wahyudi, Kepala Bidang Riset Narkoba Polres Pringsewu, Kamis. -Menurutnya, tiga orang mendapat pengamanan dari kantor Disdukcapil di Gedung Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Dedi mengatakan, pihaknya sedang membangun di tiga wilayah ASN Disdukcapil Pringsewu. Berlaku untuk petugas ASN yang bertugas di salah satu departemen Disdukcapil.

Tidak mungkin untuk menentukan apakah penanggung jawab Disdukcapil Pringsewu Nazri menangkap pegawai setingkat ini.

Saat dihubungi, nomor ponselnya adalah aset. Tetapi hanya nada sambung pribadi yang dijawab.

Hassan Basri, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Principe, mengaku mendengar tentang penangkapan pejabat pemerintah Kabupaten Principe tersebut. Katanya: “Ya, saya baru dengar.” Artikel ini dimuat dengan judul tribunlampung.co.id BREAK yang diduga terkait berita narkoba, dan tiga pejabat Disdukcapil Pringsewu ditangkap di ruang kerjanya.