TRIBUNNEWS.COM-Seorang gadis cacat dipukuli oleh tetangganya hingga dia hamil empat bulan.

Perilaku cabul semacam ini dilakukan oleh pelaku di dalam rumah, di kebun dan di belakang rumah.

Seorang korban pelecehan seksual di Kecamatan Pugon berinisial AG (16), karena dianiaya oleh Aprianto (45), ia tengah hamil empat bulan.

Polisi pagan, polisi Tanggamus menangkap para pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan mengklasifikasikan mereka sebagai penyandang cacat.

Aprianto adalah warga Pekon Sukajadi, Kecamatan Tanggamus Pugung, dan tetangganya di bawah umur terserang serangan jantung berinisial AG (16). Hal itu diketahui setelah pihaknya membawa korban ke rumah sakit. Empat bulan usia subur, “kata Okta, Selasa (8/4/2020) atas nama Kapolres Tangamus AKBP Oni Prasetya. – Bahkan, Okta bertahan hingga berusia 16 tahun dan tidak bisa. Pakai baju sendiri Selain itu, menurut hasil interogasi tersangka, perilaku cabulnya dilakukan dengan cara memaksa korban.