Laporan kontributor TribunAmbon.com, Helmy

TRIBUNNEWS.COM, AMBON-Sebelum diberlakukannya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sesuai Peraturan Walikota Nomor 16 Tahun 2020 (Perwali), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon Selama Jumat (5/6/2020), dilakukan kegiatan peningkatan kesadaran bagi para pengemudi.

Disosialisasikan di berbagai jalan di Kota Ambon. — Disosialisasikan terutama ke beberapa tempat, antara lain angkutan umum di Kota Ambon dan angkutan kota di Provinsi AKDP. Direktur Pelayanan Lalu Lintas Kota d’Ambon (Kadishub), R. Sapquarters dalam keterangannya kepada TribunAmbon.com, siang tadi menjelaskan, pembatasan transportasi merupakan salah satu dari sekian banyak isu yang dicantumkan Pervari. Ini akan berlaku untuk PKM nanti. — “Untuk membatasi jumlah penumpang sudah kami lakukan sejak PSBR diberlakukan, tapi saat itu tidak ada sanksi, sehingga banyak angkot yang akhirnya memperkosanya,” ujarnya. Kemudian akan dijatuhi sanksi kepada pelanggar, jadi kami wajib memberi peringatan kepada pengemudi yang kemudian diteruskan ke pemiliknya, ‚ÄĚjelas Kadishub.

Selain menjelaskan batasan jumlah penumpang, para pihak juga menjelaskan point-to-point berdasarkan angka. Untuk penerapan sistem yang terakhir adalah pembatasan nomor plat dan jam kerja, katanya, nomor tersebut akan berfungsi pada hari Senin, Rabu dan Jumat, Selasa, Kamis dan Sabtu.