TRIBUNNEWS.COM-Seorang anggota TNI bernama Serda Rusdi diikat ke pohon dan digantung dengan tangan terikat di Bombana di Sulawesi Tenggara.

Dia adalah anggota Kodim Babinsa 1413 Buton.

Serda Rusdi dimakamkan pada Kamis (20/8/2020) sore di sebuah pemakaman umum di Kecamatan Labakang, Kabupaten Bangklap.

Ayah tiri Zelda Rusty, Sophia, mengungkapkan saat-saat terakhir putra dan keluarganya. Diikat-Sophia memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Serda Rusdi di telepon, tetapi tidak ada percakapan yang mencurigakan.

“Tadi malam di telepon, tapi tidak ada tanda ke sana, tidak ada komplain,“ Dia seperti biasa… ”ucapnya, Kamis.

Lanjut dia, Serda Rusdi) hanya bertugas sebagai Babinsa Koramil 1413-05 Kodim 1413 Buton selama 8 bulan.Karena mahkotanya. Anaknya baru umur 3 tahun rencana b besok ulang tahun anaknya, mau antar istri dan anaknya kesana, Ia menjelaskan, ia juga berharap agar Serda Rusdi mendapat tempat terbaik di samping Tuhan, dan anak-anak serta perempuan yang ditinggalkan bisa bersabar.

Sebelumnya, ditemukan tewas di pohon oleh seorang warga bernama Audi, Audi berencana menyerahkan diri di kebunnya pada pukul 06.00 WITA dini hari. -Ini terlihat aneh karena meskipun lehernya terkulai, tangannya terikat di belakang tubuhnya.

Jika almarhum melakukan bunuh diri, itu akan menjadi tanda tanya.

Pihak berwenang tidak dapat memastikan apakah almarhum bunuh diri atau dibunuh. (Tribun Timur / Andi Muhammad Ikhsan WR) -Artikel ini pernah dimuat di tribun-timur.com dengan judul Mertua Serda Rusdi menjelaskan bahwa Babinsa de Pangkep meninggal dunia di Bombana.