TRIBUNNEWS.COM-Seorang pekerja bangunan bernama Hangga Kusuma Halim (31) mengonsumsi sabu di sebuah ruangan kosong.

Dia sekarang ditangkap polisi di Tenggilis Mejoyo, Surabaya. IB, Panjang Jiwo (Panjang Jiwo).

Kejadian ini bermula saat tersangka sering mengonsumsi sha pot di rumah kosong.

Selain itu, ia juga mengemas kristal sabu yang ia beli sebelum dijual. Istrinya meninggal di depan tiga anak – Kepala Polisi Karistsyan Tenggilis Mejoyo (Karistsyan Tenggilis Mejoyo) mengatakan rumah itu digunakan sebagai kesepakatan. Embebecki, Kamis (13/8/2020).

Saat penggerebekan, ditemukan barang bukti enam bungkus 1 gram kristal sabu.

“Tersangka membeli satu gram sabu-sabu seharga Rp1,1 juta,” katanya. Kemudian mulailah dengan huruf pertama S. Kemudian ambil barangnya di suatu tempat. Akui pembelian barang-barang ini dengan harga yang bervariasi. Karena S memberikan kemasan ekonomis seharga Rp. 100.000. – “Saya membayar Rp 100.000, dan saya bisa langsung menyedot bersama dan menjadi rumah kosong,” kata Hangga. (SURYA.co.id/Samsul Arifin)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id berjudul Kuli Bangunan Nyabu, Diperdagangkan di Rumah Kosong di Surabaya, Jalan Panduk