TRIBUNNEWS.COM-Seorang ibu muda yang disingkat PA (25) berniat menetap di sebuah hotel.

Namun, tiba-tiba suaminya RAP (41) datang dan langsung melakukan kekerasan terhadap PRT.

Lantaran tidak terima, warga yang berada di Desa Sialang, Jalan Sako Palembang, melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Palembang pada Senin (10/12/2020).

(9/26/2020) Lalu. Suaminya berada di sebuah hotel di Jalan Gresik, Kecamatan Kemuning, Palembang- “Saya sendirian di kamar dan ingin menenangkan diri. Tiba-tiba suami saya datang dan langsung menggunakan tangan kosong, perut, dan tangan saya. Kakinya menghantam tubuhku tanpa alasan, ”kata wanita berambut panjang itu. — Setelah kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan sakit parah selama beberapa waktu dan baru melapor ke polisi.

“Sebelum melakukan LP ini, saya telah menunggu keikhlasan suami saya. Namun, karena tidak ada, saya putuskan untuk merekam rekaman.” PA menjelaskan.

Baca Juga: Bocah 9 Tahun Meninggal, Ibunya Diperkosa, Jenazah Diapung di Sungai, Bakok Luka 9- Sekaligus, Di Tempat yang Sama, Pengacara Korban Ridho Junaidi (Ridho Junaidi) ) Mengatakan bahwa KDRT yang dialami oleh korban diduga sangat disayangkan karena korban ditinggal pada malam hari. Rideau menjelaskan: “Namun, ini adalah pembalasan korban yang tak terhitung jumlahnya.” Tapi Reid menjelaskan. AKP Irene telah mengkonfirmasi laporan korban KDRT. an)

Artikel ini dimuat di Tribunsumsel.com dengan judul suaminya dianiaya di sebuah kamar di Palembang Palembang, perempuan berusia 25 tahun itu terluka hingga luka-luka.