Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Direktur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Bencana dan Geologi Riset dan Teknologi (BPPTKG) Yogyakarta .– –Tujuan kunjungan ini untuk memantau dan memperoleh informasi Gunung Merapi level III atau status alarm sejak Kamis (5/11) lalu. – “Memahami dan memperoleh informasi tentang potensi letusan” Menurut saya di mana dan di mana dampaknya akan terjadi. Dijelaskan Doni, Kamis (19 November 2020).

Dalam kunjungannya ke kantor BPPTKG di Yogyakarta, Doni Monado diterima dan dijelaskan oleh penanggung jawabnya.Badan Geologi Eko Budi Lelono Bertanggung jawab atas informasi terkini tentang Gunung Merapi. -Menurut hasil penelitian jangka menengah Eko Budi Lelono, pengamatan visual menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Merapi pada tahun 2020 diperkirakan akan sama dengan letusan tahun 2006. Mirip .

Aktivitas Gunung Merapi pada tahun 2020 dapat memicu terjadinya longsoran lahar panas, namun diperkirakan tidak lebih buruk dari letusan tahun 2010. Semua pihak terkait harus mengantisipasi situasi dan kondisi tertentu yang mungkin terjadi di masa mendatang. .

Longsornya lahar panas, tapi tidak bisa separah 2010, ‚ÄĚjelas Eko.

Selain itu, Eko juga menjelaskan bahwa Gunung Merapi mungkin saat ini meletus sebagai letusan, di mana letusan lahar terus mengalir dari gunung ke permukaan tanah.