Reporter Tribun Jabar Muhamad Nandri Prilatama melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Gadis remaja menjadi korban amoralitas seksual dan menjadi hamil.

Pelaku awalnya setuju untuk menikah dengan korban. — Menurut tindakan penulis, korban sekarang hamil empat bulan.

RNA (14) adalah seorang gadis yang mengalami pelecehan seksual oleh SS (23) hingga hamil, saat ini kasusnya sedang ditangani oleh Polsek Purwakarta. Bantuan diberikan kepada para korban yang tinggal di desa Sindangsari di kabupaten Plred.

Komisaris KPAI Purwakarta Dandi Prima mengatakan bahwa pelaku pada awalnya setuju untuk mempersilakan korban menikah dengannya, sehingga korban ingin melakukan hubungan seks. -Korban mengadu kepada ibu tentang perilaku pelaku. Penyerang melakukannya dua kali, di rumah penyerang dan di dekat rumah penyerang. Katanya, Rabu (5/8/2020).

Bacaan: Seorang Gadis Cacat di Lampung Menjadi Korban Pelecehan Seksual dan Kini Menjadi Korban Berbadan Dua

Bacaan: Antara Pacar Satu Seorang Gadis 15 Tahun Dihadang Seorang Waria dan Menjadi Korban Amoralitas Seks – Baca: Kasus Pemerkosaan Anak Terungkap Setelah Korban Kabur dari Hotel Saat Ayah Sedang Tidur-Pesolek menegaskan pihaknya akan terus mendampingi korban Korban menjalani pemeriksaan kehamilan untuk memulihkan kondisi psikologis korban berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014. Proses penyidikan terkait kasus ini menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Juli 2020, saat korban mengadu kepada orang tuanya. Melewatkan menstruasinya. – “Korban sudah hamil 4 bulan. Dengan cara ini korban dikorbankan, korban setuju dinikahkan, kemudian dibawa ke kediaman penulis yang terletak di Cibogohilir, Kecamatan Plred, ”ujarnya. 23 23 Tahun 2002 menyangkut perlindungan anak, dan hukuman maksimal 15 tahun. Penjara .

Artikel ini pernah tayang di tribunjabar.id dengan judul “Janji Menikah. Seorang Anak 14 Tahun di Purwakarta Disiksa Dua Kali Hingga 4 Bulan Kehamilan”