Reporter Tribune Jawa Barat, Muhammad Syarif Abdussalam-Tribunnews.com, Gubernur Indonesia-Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan bahwa tujuh pasien di Jawa Barat pada hari Minggu (15/03/2020) Tes coronavirus positif. Dia dikarantina di beberapa rumah sakit, dan salah satunya meninggal sebelum dipastikan positif. -Dia mengatakan bahwa dari 7 pasien positif coronavirus, 2 di antaranya adalah penduduk Kabupaten Depok, kasus pertama dan kedua di Indonesia. — Pasien berikut adalah penduduk Kabupaten Bekasi. Dia meninggal di rumah sakit di Cianjur pada 3 Maret dan dinyatakan negatif.

Membaca: Ridwan Kamil mengumumkan bahwa siswa sedang belajar di rumah dan kursus sudah siap

Membaca: Sebagai keberatan, SBY menyarankan: Dalam lima tahun ke depan, mungkin kita akan sendirian, Tidak banyak teman – Reading: News-Anies mencabut aturan sementara untuk mencegah mahkota-Membaca: berlian RJ mengenakan kerudung abu-abu dan benda terisak, mengungkap penyebab kematian suami: juga berdoa – “Orang mati memiliki Nenek moyang yang berturut-turut dikirim oleh bupati leluhur jelas merupakan data terbaru. “Minggu (15/3) mengatakan bahwa gubernur secara populer menyebut Emir sebagai bangunan Pakuan. — Dua pasien positif lainnya adalah warga Bekasi, istri dan anak-anak dari almarhum Cianjur.

Pasien positif lain adalah penduduk Kotamadya Bandung, dan pasien lain adalah pasien dari Sunan. Rumah Sakit Regional Gunung Jati Cirebon.

Ridwan Kamil mengatakan bahwa selain itu, sebanyak 706 pasien sedang dipantau atau ODP.

Pasien ODP harus mengisolasi diri mereka sendiri dan diawasi oleh pemerintah. Dari 756 pasien, 256 telah menyelesaikan periode pengawasan dan 448 masih dalam periode pengawasan.

––––––––– –––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––– –––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––––– ––––? Masih menunggu hasil laboratorium. (*)

Artikel ini dipublikasikan di tribunjabar.id, berjudul BREAKING NEWS. 7 pasien positif di Jawa Barat terinfeksi virus Corona, di mana 1 meninggal sebelum didiagnosis.