Laporan wartawan TribunJatim.com Kukuh Kurniawan

Malang TRIBUNNEWS.COM-Foto jenazah di dekat TPU Naslani, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur Semua kemarahan di media sosial. Pria tersebut mengenakan satu set lengkap alat pelindung diri (APD) yang pertama kali beredar di media sosial WhatsApp. PPU DLH) Taqruni Akbar Kota Malang membenarkan kejadian tersebut.

Baca: Update kasus Covid-19: 886 pasien, dan total pasien yang sembuh mencapai 29.105

Menurut dia, petugas pemakaman bertanggung jawab menangani jenazah terkait Covid-19

“Jadi kemarin kita Untuk menguburkan jenazah PDP Covid 19. Persiapan sudah kita mulai dari jam 10 malam. Namun, jenazah baru tiba pada pukul 4.30 pagi dan akhirnya teman-teman mengambilnya. Katanya pada Minggu (7 Mei 2020), ” Istirahat di kuburan “.

Ia pun berterima kasih kepada tim atas kerja kerasnya. Meski lelah, ia selalu menjalankan tugas dengan semangat dan kewaspadaan. Ia menjelaskan, Covid-19 harus dimakamkan pada pukul 4 pagi. Selain itu, masyarakat juga khawatir virus tersebut bisa menyebar karena bisa bertahan di berbagai jenis materi. “Selain itu, pihaknya selalu menaati protokol kesehatan yang ketat di setiap pemakaman Covid 19. Seluruh APD. Obat dengan suhu tubuh lebih tinggi dari 37 derajat diganti dengan obat lain. Kami juga menyemprotkan disinfektan untuk memastikan kondisi steril. Dia berkata, “Menyelesaikan tugas yang berat dan berisiko ini membutuhkan kohesi yang kuat. “Penulis: Perpustakaan Perpustakaan Cunha Wan (Kukuh Kurniawan)

Artikel ini telah dimuat di surya.co.id, berjudul” Menunggu Covid Kelelahan Fisik “19 Pasien, Asyik Staf Tidur Saat Pemakaman Dan mulai menyebarkan virus