TRIBUNNEWS.COM-Berhasil menggagalkan peredaran sabu dan ekstasi senilai Rs 1.059 crore.

Polisi berhasil mendapatkan 726,21 gram sabu kristal senilai 188 juta rupiah, dari 8712 juta rupiah dan 752 ekstasi. -Kamis (17 September 2020) sekitar pukul 08.30 WIB, barang ilegal didapatkan dari kediaman warga Natal, Lampung Selatan, Natal.

Kapolres Metropolitan AKP Retno Priharwati mengatakan tersangka bernama Tantra Kurniawan adalah seorang kurir narkoba. Pembangunan dilakukan dengan menggerebek rumah para tersangka di desa kecil Margorejo II di Natal. Kami menjelaskan saat Mabes Polri mengungkap kasus pada hari Jumat (18 September 2020) bahwa kami telah menemukan 17 penjepit metil metakrilat seberat 706,11 gram dan 742 butir ekstasi. -Membaca: Ini Peran Narkotika Dikat Sin di Pemilik Perusahaan Bus Tasikmalaya-Bacaan: Pusat Narkotika Terpidana Mati Kabur dari Lapas Tangerang, Penulis Gali Lubang di Jalur Air – Bacaan: Bus di Tasikmalaya Bos perusahaan itu dicurigai ikut serta dalam aliansi obat bius, tapi tidak berperan. Barang bukti yang diperoleh adalah sabu kristal seberat 726,21 gram atau Rp 871,2 juta. 752 Tablet ekstasi seharga Rp 188 juta. – “Jadi, semua barang bukti yang kami dapat sekitar Rp 1,059 miliar,” tambahnya. .

Iptu Suheri, kepala ahli anestesi dari Departemen Kepolisian Metropolitan, menambahkan bahwa polisi memantau Tantra selama empat hari.

Pelaku sendiri telah dimasukkan dalam daftar penjahat yang dicari.