Reporter Tribun Jogja Santo Ari lapor -TRBUNNEWS.COM -STRIMAN- Tim Reserse Kriminal Polri Mlati membongkar kasus prostitusi online mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta.

Tersangka berinisial AP dan namanya Kuyang (21 tahun), dia merekrut perempuan dan menjualnya sebagai pekerja seks.

Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto menjelaskan, awalnya warga Purworejo di Jawa Tengah merekrut perempuan untuk menjadi pekerja seks.

Di website job posting di Yogyakarta, dia berkilah bahwa dia sedang mencari terapis pijat. Berdasarkan hasil rekrutmen, tersangka menipu VN (20) mahasiswi asal Cilacap, Jawa Tengah, dan WP (32), ibu rumah tangga asal Boyolali, Jawa Tengah.

Baca: Akibat Penutupan Rumah bordil Covid-19, Pekerja Seks itu Meneriaki

“Awalnya Dia Posting Pekerjaan Sebagai Terapis Pijat, Namun Nyatanya, Wanita Penandatangan Kontrak tersebut Dibujuk untuk Berhubungan Seks dengan Klien , jelasnya, Selasa (14/7/14).

Cara yang digunakan tersangka adalah membuat akun Twitter dan memposting foto dua wanita.

Ia mengelola sendiri akun tersebut dan Negosiasikan ketika seorang pria memiliki properti. Hidung tertarik.

Setelah mencapai kesepakatan, dia akan menghubungi VN atau WP untuk melayani para tamu.