TRIBUNNEWS.COM, Tulongong-Pemilik gerai angkringan di Tulongong, Provinsi Jawa Timur ini terancam polisi. -RPM (25), bos muda, juga mantan calon anggota legislatif (caleg), berusaha memaksa rekan senegaranya (19) bekerja hanya sehari.

Tidak dapat menahan keinginan warga yang tampan, RPM mengundang seorang pecandu alkohol ke pesta dan mencoba menyerang anak yatim piatu.

Setelah beberapa hari tenang, warga akhirnya melaporkan situasinya ke polisi. — Dalam laporannya, gadis cantik ini mengundang dua karyawan RPM untuk bersaksi.

Karena mereka tahu kapan RPM akan terlibat dalam perilaku cabul.

Baca Juga: Kakek Buyut Dilaporkan Sebagai Gadis Rudapaksa, Diduga Sudah Lama Jadi Target Korban

Baca Juga: Dengan Menyukai Anak dari Balita Hingga Remaja, Pria Ini Diperkosa Nafsu Anak angkat sampai hamil – percobaan paksa akan dilakukan pada malam hari Senin, 21 September 2020. -Namun, korban baru melapor ke Bank Dunia pada Rabu pukul 10 pagi (14 Oktober 2020).

“Perapo mengaku masih mengalami trauma mental. Setelah kejadiannya reda, baru-baru ini dia mengeluarkan laporan.” Kata Inspektur Retno Pujiarsih, Kepala Perlindungan Perempuan dan Anak di Kepolisian Tulugangon. . Retno mengaku, saat video permintaan maaf RPM viral di media sosial, pihaknya terharu.