Alif Al Qadri Harahap / Tribun Medan

TRIBUNNEWS.COM, Pengadilan Negeri Medan-Medan (PN) sidang pembunuhan Hakim Jamaluddin berlanjut pada Rabu (6/10/2020)). Dilakukan melalui konferensi video untuk memprediksi penyebaran virus corona (Covid-19). Tujuan persidangan adalah untuk membaca dakwaan jaksa.

Diduga dalang pembunuhan Hakim Zumaludin, Zuraida Hanum diadili oleh jaksa dan dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Hakim Erintuah Damanik. Hidup: kopi rileks setelah dinonaktifkan-membaca: seorang wanita bangun. Pergi makan ketika suami pemabuk yang dianiaya itu masih kecil

Zuraida Hanum meneteskan air mata saat mendengar permintaan ini. Dia menangis .

Menunduk. Matanya kosong. Dari waktu ke waktu, ia tampak menyeka air matanya dengan sapu tangan.

Zuraida tidak bisa menyembunyikan kerapuhannya.

Sebelum jaksa sampai pada kesimpulan dan tuntutan, Zuraida Hanum dianggap berusaha berdiri dan berkonsentrasi untuk kelanjutan persidangan.

Kita tahu bahwa Zuraida Hanum dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Jaksa Parada Situmorang.

Zuraida Hanum dituntut bersama dengan dua eksekutor lainnya.