Denpasar TRIBUNNEWS.COM-Warga Denpasar ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Denpasar atas kasus layang-layang ini, yang memicu dan membakar gardu listrik milik PT Indonesia Power yang terletak di bagian selatan Pensangan. Jalan Bypass Ngurah Rai di Desa Penseangan (Jense Bypass), Denpasar, Bali, Senin (20 Juli 2020).

Dewa Ketut Sunardiya (50 tahun) ini dinyatakan bersalah karena layang-layang miliknya menyebabkan kebakaran di gardu induk dan membahayakan orang lain. (Kemarin, red) Kami mempublikasikan kasus Pasal 188 KUHP sesuai dengan Pasal 409 ayat (1) KUHP. Kami tersangka keamanan DKS yang diawali dengan inisial sedang menerbangkan layang-layang di ruang terbuka dekat rumahnya bersama anaknya, “kata Kapolres Denpasar, Senin, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan (20/7/2020) sore .– –Sunardiya memainkan layang-layang berbentuk kacang dengan diameter 2 meter (19/7/2020) WITA dan anak-anaknya sekitar pukul 15.00. – Dia berada di 10 X Gangra di Pesanggaran, Seoul Selatan, Bali Jang Rajawali (Jang Rajawali 10X) sedang menerbangkan layang-layang di ruang terbuka dekat rumah Jalan Labu Han Benoa.Sebuah tali sepanjang 150 meter diikatkan ke pohon Singapura kemudian Mereka berangkat.

Sunardiya dan anaknya pulang.

WITA padam sekitar jam 16.24 yang mengakibatkan putusnya pelanggan PLN di Kuta, Denpasar Selatan dan Denpasar Timur, dengan sekitar 71.121 Klien .

Baca: Bahan Peledak Tim Jibom Diduga Bom di Simpang Saat Terbang Melintasi Antariksa di Surabaya .

Pelecehan berlangsung Hampir Lima Jam .

Saat petugas PLN memeriksa, ternyata pelecehan itu disebabkan oleh Disebabkan oleh layang-layang tersebut, layang-layang tersebut jatuh dan langsung menabrak gardu induk 150 kV busbar kV Pesanggaran.