TRIBUNNEWS.COM-Seorang gadis bernama Bunga (16) diperkosa oleh WS. Dia mengenal seseorang dari Facebook.

Mulai dari simbol WS yang serupa, dua orang berkumpul.

Sekarang WS. Dia adalah Polsek Sampang yang menangkap warga desa / jalan Torjun atas tindak kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Sebulan lalu via FB.

Membaca: Melihat orang ini merasa terhina di ATM dan menikam orang: Dia terluka oleh penglihatannya-dan seperti kebanyakan remaja sekarang, WhatsApp dan chat Nomor telepon kontak tersedia.

Hingga 19 Juli 2020, Wahyu mengundang Bunga untuk bertemu di Restoran Asela di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Ritchie berkata: “Setelah diajak makan, penyerang membawa korban ke rumah yang saat itu tidak ada siapa-siapa.” Ritchie menambahkan bahwa penyerang telah setuju untuk menikah dengan Bangka dan memperbaiki ponsel Banga yang rusak. Pertama, main mata dan tutupi mulut korban dengan cadar untuk memaksa korban, ”ujarnya.

Banga pulang menangis dan panik pada orang tuanya.

Baca: Janda Tertangkap di Apartemen Magda Pacarnya terbunuh, dan penulis mempersiapkan Palu untuk membunuh korban -Bunga memberi tahu dia dengan polos atas permintaan orang tuanya bahwa dia dicemari oleh temannya FB.

Cerita Bunga berlanjut ke polisi Laporannya. Itu adalah penyerangnya pada tanggal 5 Juli 2020. Penyerang sedang menonton TV di rumah. “

Karena perilakunya, WS diduga terlibat dalam Pasal 81, Pasal 82 Keputusan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006. Ketentuan peraturan pemerintah tersebut menggantikan UU Perlindungan Anak Nomor g IR 2002 Nomor 23. (SURYA.co.id/hanggara pratama) – Artikel ini pernah tayang di surya.co.id dengan judul “Suka”, Merusak Masa Depan Gadis-gadis di Tiga Negara