TRIBUNNEWS.COM Bocah 16 tahun itu dianiaya oleh pacarnya sendiri.

Tidak hanya korban yang diperas oleh pelaku di Kabupaten Muba.

Mereka bertemu satu sama lain melalui media sosial Facebook hingga pelaku menanyakan tanggal kepada korban.

Keduanya juga pernah menjalin hubungan selama tiga bulan.

Tersangka pada Sabtu (24/10/2020). Mengatakan pertama kali bertemu dengan korban pada Sabtu (13/6/2020) WIB bertempat di pinggir Jalan Bor 5 Kecamatan Keeluang sekitar pukul 19.00 WIB.

Usai pertemuan, tersangka kriminal langsung memaksa hubungan suami istri dengan korban.

“Ini pertama kalinya kami tidak berkencan dengan suami saya. Saya mengundangnya untuk bertemu melalui Facebook setelah saya dipaksa untuk segera bertemu dengan korban.” – “Tersangka mengatakan kepada penyidik:” Setelah itu, saya Ajak dia keluar (berkencan). Kemudian di pengadilan, saya memaksanya untuk terus memberinya uang. ”Rs .

Lihat juga: Dua remaja 17 tahun di Ketapang Rudapaksa, bertemu penjajah Mod Amerika

Lihat juga: Ayah yang menguatkan anak tirinya setelah 6 bulan hamil, karena Diduga ibunya, ibu kandung korban, tidak terima dengan perbuatan tersangka, dan akhirnya melapor ke Mabes Polri Muba. Dinas Reskrim PPA menerima laporan tersebut – saat ibu melapor dan didampingi anaknya, tuturnya, Setelah ibu korban secara langsung mengetahui perilaku korban terhadap anak tersebut, korban tidak menerima perilaku tersangka pidana terhadap anak tersebut.