TRIBUNNEWS.COM-Polisi memeriksa konser dangdut yang digelar Rabu malam (23/9/2020) di Alun-alun Tegal Selatan Kota Tegal.

Konser dangdut mengundang ribuan orang untuk berpartisipasi dalam pandemi virus corona ekor panjang. Wakil Presiden DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus ini.

WES ditemukan melanggar hukum karena pandemi di pesta dengan Dangdoutan dalam serangan teroris, mengabaikan peringatan polisi.

Baca: Tanpa Izin, Saat Konser Dangdut Tegal Digelar Pesta Seru Mudi Muda Mudi Villa Argapuri Bandung

“Setelah serangkaian pemeriksaan, kami menetapkan tersangka melapor atas nama WES. Kapolres AKBP Kota Tegal mengatakan Kapolres Rita Wulandari Wibowo (Rita Wulandari Wibowo) didampingi Kasatreskrim AKP Syuaib Abdullah dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda Tegal Kota, Senin (28/9/2020). B Andung Muda Mudi Asyik Pesta

Menurut Rita, dasar pemeriksaan pendahuluan adalah laporan polisi pada 25 September atau LP / A / 91 / IX / 2020 / Jawa Tengah / Res Tegal Kota. Kepala polisi berkata: “Ada cukup penyelidikan awal dan bukti, dan kemudian penyelidikan.” “Ada cukup bukti permulaan sehingga kami dapat memperkuat penyelidikan selama penyidikan.”

Kepala polisi mengatakan bahwa tersangka kriminal menyelenggarakan pernikahan Tema perayaan dan khitanan termasuk mengundang tamu untuk menghibur dan ribuan orang memperhatikan aturan dan peraturan kesehatan.

Rita berkata: “Dan abaikan peringatan dari personel yang berwenang. Hermanser menolak konser Pilkada