TRIBUNNEWS.COM-Seorang wanita yang disingkat UGD bunuh diri dengan cara menggantung jenazah untuk rencana kematian suaminya YH.

Ternyata UGD adalah pembunuh yang memukuli dan membunuh suaminya serta mengikat lehernya dengan tali.

Sekarang, Polsek Bangluo telah menetapkan UGD sebagai tersangka. Dalam pemeriksaan, tersangka memutuskan untuk membunuh suaminya karena alasan keuangan, dan suaminya tidak jujur. Suaminya meninggal dunia pada Jumat (8/7/2020) setelah digantung di Desa Rajak Besi, Distrik Kabupaten Tengah, Bangladesh.

Satu, karena kepala korban ditemukan luka-luka. -Selain itu, hasil otopsi menunjukkan bahwa korban meninggal akibat hipoksia. -Membaca: Ustadz kini divonis 20 tahun penjara karena mengesalkan membunuh calon istrinya — setelah ditemukan, polisi langsung memeriksa istri korban. –Dia sengaja menggantung tubuh suaminya untuk mengelabui polisi, seolah-olah korban meninggal karena digantung. Penjara seumur hidup atau sampai 20 tahun. (Kompas.com/Firmansyah)-Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul “Wanita di Bangluru Tengah Membunuh Suaminya”