SERANG TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Kota Serang Kota Banten berencana menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) pada Kamis, 10 September 2020 dalam dua pekan ke depan.

“Pelaksanaan PSBB akan dibahas di Kota Serang 10-24 September, Kamis, di PSBB Kota Serang Insya Allah,” kata Wali Kota Serang Syafrudin kepada Kompas, Senin (9 Juli 2020). Kata TV dalam sebuah wawancara. 196.989 kasus positif, 140.652 sembuh, 8.130 meninggal-Syafrudin mengatakan pihaknya baru menerima SK No. 443 / Kep.209-Huk / SK 2020 dari Gubernur Banten. Pemprov menegaskan PSBB akan mempercepat penanganan Covid-19.

“Penerapan PSBB itu proses di Kota Selangor. Kalaupun itu instruksi dari gubernur, harus diserahkan dulu ke Kementerian Kesehatan,” kata Syafrudin. Dikatakan bahwa kegiatan masyarakat di beberapa tempat umum akan dibatasi, dan perjanjian sanitasi akan terus diperketat. Ia mengatakan jika menurut Perwal hanya 30% dari kapasitas suatu tempat atau bangunan tertentu yang disetujui.

Guna meredam penyebaran Covid-19, Syafrudin mengeluarkan Peraturan Walikota Selangor Nomor 30 Tahun 2020 tentang Penerapan Undang-Undang Disiplin dan Kesepakatan Kesehatan sebagai Tindakan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Berdasarkan SK 443 / Kep.209-Huk / 2020 yang diterima Kompas.com disebutkan bahwa jangka waktu pelaksanaan PSBB di Banten adalah dari tanggal 7 September 2020 sampai dengan 20 September 2020 selama jangka waktu 14 hari.

Jika terbukti Covid-19 telah menyebar, maka batas waktu PSBB dapat diperpanjang. — Namun waktu penetapan PSBB diserahkan kepada bupati dan walikota masing-masing untuk mewujudkan masyarakat bersih dan sehat .

Artikel ini pernah dimuat di Kompas.com dengan judul “Siapkan Diri, Seron Prefectural City “akan menerapkan PSBB pada 10 September”