Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Ryan Nong – Tasya Taek (13 tahun) tergeletak diam di peti mati di peti mati, di peti mati yang terletak di Desa Bakunase II, Rak Kota, Kecamatan Kota Kampung Amnesi. Kupon, Selasa (10 Juni 2020).

Tubuh ramping Tasya mengenakan jubah putih dan celemek anyaman dengan motif Rote. — Ibunya sedang duduk di sofa di sisi kiri kepala peti mati coklat. –Sambil duduk, dia terus memegangi bibir peti mati putrinya.

Sejak pagi, beberapa warga tewas silih berganti dari jenazah remaja VIII SMP 4 Kupang. Sepertinya orang tua, begitu juga tetangga.

Untuk orang tua, ibunya berbicara tentang perpisahan dari putri nomor tiga. –Dia tidak menyangka putrinya akan jatuh ke dalam situasi ini.

“Saya terus mengetik nama Tasya tadi malam. Dia tahu ada yang bilang itu kecelakaan,” kata ibunya.