Reporter Jabar Tribune Furman Suryaman (TRIBUNNEWS.COM), mobil pribadi Tashik Malaya-Grandmax digunakan sebagai taksi gelap dari Jakarta , Lolos di Tashikmalaya.

Mobil ini dikendarai oleh Gw (26), warga Pakemitan di Ciawi Street, dan karenanya berhasil melarikan diri dari banyak pos pemeriksaan Covid-19.

Saya juga mengambil rute mouse untuk menghindari inspeksi sampai dia berhasil memasuki area Tasikmalaya.

Kepala polisi Tasikmalaya mengatakan: “Sebuah mobil yang digunakan sebagai taksi gelap melarikan diri dari beberapa pos pemeriksaan. Jabodetabek dan Bandung,” AKBP Anom Karibianto berada di Mapolres pada hari Kamis, 30 April 2020.

Setelah Jabodetabek mengangkat empat penumpang, mobil Grandmax ini melewati jalan tol pompa bensin dengan bensin, memasuki jalan tol Cipularang, memasuki jalan tol Cileunyi, dan keluar di jalan tol Buahbatu.- — Baca: Resep Soto Bandung, pilihan yang tepat hari ini untuk memecahkan dilema

Baca: Usia seorang koki berusia empat tahun tidak akan mencegah mantan PSIM Jogja dari terus bermain balon — Untuk menghindari inspeksi, mobil melaju dari Buah Batu ke Cileunyi Rute mouse.

Setelah itu, lanjutkan ke Ciawi, dan kemudian memasuki jalan Cisinga (Ciawi-Singapura) yang transparan.

“Dari pintu keluar Cisinga ke Jalan Mangin dan periksa bahwa kami akhirnya sampai ke titik di mana Baton Gunku,” kata kepala polisi.

Sampai Kamis sore, mobil dan sopir Grandmax masih di Mapolres.

Artikel ini diterbitkan di tribunjabar.id di Jakarta, berjudul “Mobil Pemudik sebagai Elipy sebagai Eel”, dan diteruskan ke Tasikmalaya, menggunakan Jalan Tikus untuk rute