TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG-M Syamsuri alias Santo Nago (39 tahun) ditangkap polisi. –Dia berhasil memeras korban saat bertemu di dalam mobil di pinggir jalan. Di Desa Sukodadi, Kecamatan Alang-Alang, Palembang, dia mengaku belum melakukan tindakan apa pun.

Menurutnya, ia telah melakukan aksi tersebut sebanyak 3 kali dan selalu berhasil.

Metode tersangka adalah berpura-pura bahwa dia adalah anggota polisi yang menyelidiki penipuan dalam penjualan minyak.

Saat melakukan tindakan di jalan, tersangka terpaksa mendekati korban dan memintanya mengeluarkan barang-barang yang ada di kopernya dengan dalih memeriksa bahaya. Taruh barang di tas korban. — Bacaan: Penculikan Remaja di Bintaro, 5 Polisi Palsu dan Korban Pemerasan Menggunakan Senjata Udara-Bacaan: Bawa 2 Anak ke Depok, Polisi Palsu Gantung Telepon Keluarga Korban Penculikan- Berpura-pura menjadi polisi dan membawa senjata tajam di saku kiri. -Korban merasa takut dan mengira tersangka adalah bagian dari polisi, dan menyerahkan harta pribadinya kepada tersangka. – “Saya akui bahwa saya anggota, dan korban saya tetap laki-laki, bukan perempuan. Saat mengambil tindakan, saya menghentikan korban di jalan dan memintanya untuk menarik barang-barang berharganya,” Sai Nago. Kamis (25/6/2020). Selain itu, tersangka merupakan pelanggar kambuhan dalam kasus yang sama. Ia sudah tiga kali berada di Rutan, dan mengaku perbuatannya telah meraup untung minimal 1 juta.