TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria bernama Burhan (37 tahun), warga Jember, Jawa Timur, ditangkap karena mencuri ponsel pasien.

Pencurian dilakukan oleh penyerang di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar Bali. -Metode yang digunakan adalah membiarkan pelaku untuk berjalan di sekitar rumah sakit dan mengambil benda-benda saat korban terkejut. – “Modus operandi penyerang adalah berjalan di lorong rumah sakit menunggu pasien istirahat dan mengambil barang berharga milik korban,” kata Direktur Reserse Kriminal Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan dari Tribun, Bali, Jumat (27/11). / 2020) pagi.

Kombes Pol Dodi menjelaskan, pencurian terjadi pada Rabu (11/11/2020) sekitar pukul 22.20. Tepatnya WITA bertempat di Gedung Asoka lantai dua RSUP Sanglah Denpasar.

Baca juga: Pura-pura beli mie dan T. elur, orang ini nekat mencuri ponsel penjual yang tergeletak di meja kasir – baca juga: Pernah Dicuri untuk Bekerja lalu Damai, Orang Ini Dengan Penuh Semangat Mengulanginya Hingga diberitakan— “Saat itu korban dan calon istrinya datang ke RSUP Sanglah Denpasar untuk menjenguk kelak. Ibu mertua duduk di ruang tunggu pasien di samping kamar pasien,” ujarnya. Katakan… “Sekitar pukul 22.20 WITA, korban memasang handphone dan HP. Sekitar pukul 04.20 WITA berbaring atau beristirahat di dekat kepala, korban bangun dan membawanya pergi. Handphone, tapi handphone korban dan calon istrinya sudah pergi. ”Ia menjelaskan, handphone yang dicuri penyerang adalah Iphone 11 putih dan Iphone 7+ hitam.

“Kerugian yang diderita korban Rp. Dia menjelaskan bahwa ini“ 15 juta ”.

Saat ini barang bukti penulis Burhan diamankan tim Resmob dan IT Polda Bali. Tindakannya terhadap polisi.

“Dia menyimpulkan:” Menurut Pasal 363 KUHP, pencurian besar-besaran dapat dihukum dengan hukuman maksimal 7 tahun atau kurang. “(

Tribun -Bali.com, Adrian Amurwonegoro) -Artikel ini telah dipublikasikan ke tribune-bali.com dengan judul Polda Bali berhasil merangkum pelaku pencurian dua HP iPhone di RS Sanglah