TRIBUNNEWS.COM-ER (13 tahun) adalah remaja laki-laki asal Kabupaten Jan Bibongo yang hampir menjadi korban kekejaman di Amerika Serikat (32 tahun), dan Amerika Serikat sendiri adalah pamannya. Wakil Kapolres Bongo Yudha Pranata mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.30 pada Minggu (2/8/2020). WIB .

Saat itu, penyerang datang bekerja di restoran seperti biasa untuk menemui korban dalam keadaan darurat.

Namun, di tengah perjalanan, penyerang membawa korban ke keluarganya.

• Seorang pengemudi angkot menyatakan bahwa karyawan HRD telah menipu 11 wanita yang meminta foto ketelanjangan dan tes keperawanan

– • Ratusan pekerja demonstrasi meminta Risma untuk membuka kembali bisnis hiburan nightlife: Tidak Pelacur – Saat ini, penyerang mengancam korban dengan pisau untuk membuka pakaian.

Namun, korban membalas.

Untungnya, maksud pelaku adalah melihat tangan kiri dan leher korban terluka.

Kemudian pelaku membawa korban pulang.

• Seringkali terjatuh di rumah paman, tiga siswa SD yang bahkan dianiaya oleh sepupunya terjadi sepuluh kali

• Orang Bali memukuli anak tiri mereka, yang merupakan cara untuk membujuk mereka agar membeli laptop dan ponsel. Hingga terancam kekerasan- “Lokasi kejadian berada di sebuah gubuk di perkebunan karet,” ujarnya di Mabes Polri Bongo, Senin (8 Agustus 2020). Dan korban masih memiliki hubungan keluarga.