TRIBUNNEWS.COM-Mayat seorang gadis kecil ditemukan di sebuah lapangan. – Diduga kuat bahwa bayi itu dibunuh. -Ditemukan dari otopsi bahwa ada kekerasan di leher bayi.

Reinhard Hutahean, Kepala Bagian Kedokteran Forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, melaporkan hasil otopsi jenazah gadis cilik yang ditemukan di Lapangan Merdeka Siantar pada Minggu (11/10/2020) sore. Tri Bun Medan, usai otopsi, pada Senin (10/10/2020), Reinhard mengumumkan ketentuan sebagai berikut: bayi berbobot 2.400 gram dan Panjanh Basan 49 cm.

“Jenis kelaminnya perempuan, dan tali pusarnya adalah Reinhard menjelaskan:” Masih ada cukup usia dalam kandungan, yaitu 9 bulan, untuk kelahiran hidup, dan itu bukan pertanda kasih sayang. Baca Juga: Hasil Otopsi Gadis Cilik Ditemukan di Dalam Rahim. Alun-alun Kemerdekaan Siantar Meninggal Disini

Baca Juga: Tertidur Selama 16 Bulan, Baby Rau Meninggal Usai Operasi, Ibu: Tuhan Di mana! Minta bantuan Rau-dokter forensik tidak menemukan kecacatan pada bayinya, tetapi menemukan kekerasan di area leher gadis kecil itu. Pembunuhan terhadap anak sendiri seringkali dapat diselesaikan. -Pada saat yang sama, di bidang otoritas Polisi Reskrim Pematangsiantar masih menyelidiki penemuan jenazah bayi tersebut .— Kepala Bidang Reserse Kriminal AKP Edi Sukamto mengatakan, saat ini polisi sedang mencari saksi untuk melacak kasus bayi malang yang ditempatkan di Lapangan Kemerdekaan .

“Kami masih menyelidiki dan mencari saksi. Bayinya sudah dibawa ke rumah sakit. ”, Kata Edi,

Kondisi bayi tali pusar masih utuh dan hampir membiru. Tubuhnya terbungkus plastik hitam dan koran.

(Tribun Medan / Alija Magribi) — -Artikel ini dimuat di tribun-medan.com dengan judul “Berdasarkan pemeriksaan forensik ditemukan adanya tindak kekerasan pada leher bayi di lapangan Merdeka Siantar”