TRIBUNNEWS.COM-Remaja, awalnya AR (20) dari Bone, Sulawesi Selatan, panik di rumah sakit dan staf medis mengalami kesulitan.

Remaja itu melakukan perilaku tercela yang diklaim positif19. – Penyerang berpura-pura sesak dan menjerit, menyebabkan staf medis panik.

Dalam aksi, AR dianggap menyimpan alkohol.

Drunken AR berpura-pura kejang sampai dibawa ke rumah sakit dan abses.

Karena tindakannya, AR sekarang harus menghadapi hukum.

• Prank dan akui bahwa Corona positif, staf medis ABG panik, dan sekarang menjadi tersangka kriminal

• Fakta bahwa seorang gadis mabuk diungkap oleh Covid-19, dia memarahi dokter , Sekarang seorang tersangka kriminal

dia dipanggil oleh polisi dan segera ditangani untuk melaporkan perilakunya.

AR tunduk pada Pasal 14, Paragraf 1 UU No. 1 tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Dalam artikel ini, kata itu berarti bahwa siapa pun menyebarkan berita atau opini palsu, dengan sengaja berteriak di antara orang-orang, dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Aksi lawak AR yang tidak pantas terjadi pada Jumat (8/5/2020) WIB 02:00.

Halaman Berikutnya ===========>