TRIBUNNEWS.COM – Warga Desa Gombong, Jalan Balaraja, Kabupaten Tangerang marah atas kematian keluarga.

Mereka menemukan bahwa tiga anggota keluarga dalam keadaan mati.

Ditemukan bahwa ayahnya dan kedua anaknya tewas di sebuah rumah di daerah Kampung Sukamantri, desa Balaraja Bangbang, Tangerang, Kamis pagi (11/6/2020) .- Seorang kepala Ayah yang surat R-nya terbunuh diduga melakukan bunuh diri setelah membunuh kedua anaknya.

Saya menduga bahwa ayah saya bertekad untuk membunuh kedua anaknya karena pertengkaran dengan istrinya N Alias ​​L.

Baca: Satu keluarga terbunuh di rumah, Setelah ayah menutup telepon dan membunuh dua anak, ibu dan ibunya terluka.

Baca: Satu sepeda motor yang terbunuh oleh Benang Layang-layang dapat dilakukan saat jatuh.

Baca: Ayah meninggalkan kamar dan menyuruh putrinya berpakaian ketika dia mengenakan. Mendengar panggilan telepon ibu-AKP Ivan Adhitira, departemen investigasi kriminal Tangerang, polisi kota, mengatakan bahwa tuduhan lisan mengenai motif pembunuhan itu adalah masalah keluarga. AKP Ivan Adhitira menjelaskan bahwa ini ditransmisikan dalam video “” di bawah ini. Saat ini, dalam pemeriksaan saksi, ponsel adalah masalah keluarga.

Ivan Adhitira menjelaskan bahwa kecurigaan itu disebabkan oleh penduduk setempat yang mengaku telah mendengar keributan antara R dan istrinya. Ivan berkata: “Karena di rumah ini Sebelum mayat itu ditemukan di daerah itu, warga setempat sudah mendengar keributan dari korban dan istrinya. “