TRIBUNNEWS.COM-Kisah tragis tentang guru honorer yang viral di media sosial Facebook. -Kisah ini dimulai dengan unggahan seorang suami, meminta pemerintah untuk berhati-hati terhadap guru di perbatasan. –Alasannya karena sang suami mengklaim bahwa istrinya hanya berpenghasilan 250.000 rupee sebulan.

Guru honorer Elin adalah pekerja di SMP Budi Luhur Sebakis (SMP Budi Luhur Sebakis) di Kalimantan Utara. -Suami yang mengunggah cerita mempertanyakan sikap pemerintah daerah, masyarakat percaya bahwa pemerintah daerah mengabaikan keadaan istri. -Adjie mengatakan, Elin sudah lima tahun mengajar di sekolah ini dan tidak pernah digaji seperti guru honorer lainnya.

“Aku sering minta dia berhenti, tapi dia hanya menjawab bahwa dia kasihan pada anak-anak di sekolah. Mengajar, jika harus mengikuti ujian? Ini jawabannya,” tambah Yudha Adjie .

Saat ini Elin sedang hamil dan masih muda , Sehingga sering pusing dan mual.

Baca selengkapnya >>>>>>> >>>>>