Laporan kontributor TribunAmbon.com Adjeng Hatalea-TRIBUNAMBON.COM-Seorang ibu di Anbang terpaksa harus berpisah dari bayinya akibat Covid-19.

Bayi dengan inisial AZA adalah laki-laki, bayi pertama. Maluku lahir pada 17 Juni dengan positif SARS CoV 2.

Ia mendapat virus dari ibunya yang berusia 24 tahun, disingkat AA, dan merupakan warga Kelurahan Nusaniwe, Maluku Kota Ambon. .

AA dan bayi AZA tidak bisa bertemu 13 hari setelah mereka lahir. Lewat percakapan Whatsapp, AA akhirnya siap terbuka ke media pada Minggu (12 Desember 2020).

Menurut AA, ibu hamil itu awalnya diminta untuk mengambil sampel karena ayahnya positif Covid-19 – “Saya dites dan hasilnya positif. Saya dikarantina lalu masuk RSUD M. Haulussy untuk melahirkan. AA mengatakan dalam sebuah wawancara dengan TribunAmbon.com dalam pesan WhatsApp.

• Walikota Kota Ambon Desak Penyesuaian Angka Tes Cepat Surat Edaran Kementerian Kesehatan: AA menyatakan hal ini telah menyebabkan beban berat bagi masyarakat – Setela ha melahirkan secara normal dan bayinya langsung dinyatakan positif , Diisolasi di kamar bayi khusus. Sars CoV2 tapi belum Covid19, ya kita asimtomatik orang (OTG), badan kita sehat, dan tidak ada penyakit pernafasan. Oleh karena itu anggapan orang tertular Covid-19 itu tidak tepat, ”dimaknai AA.

Dengan demikian, ia dapat melahirkan secara normal tanpa ada kendala selama proses persalinan, Selengkapnya >>>