TRIBUNNEWS.COM-Dua pemuda asal Gresik mengaku tak takut memakai mahkota. –Mereka sangat tidak ingin memakai topeng.

Kedua belah pihak menyerah dan mengakui bahwa mereka salah setelah dijatuhi hukuman oleh ambulans. Tahun 2020, di Gresik, lingkungan Sitsampeyan, ia diperintahkan dibawa ke ambulans Puskesmas setempat. –Dua pria terkejut saat memakai topeng. Baca: Penganiayaan Anak Di Bawah Umur, Aparat Desa Gresik Masih Dekat

Baca: Kisah Sedih Bocah SD Gresik: Aparat Desa Berkali-kali Pemerkosaan dan Ditemukan Ditemukan Saat Calon Melamar

Baca: Positif Corona Warga Gresik selalu mondar-mandir untuk berbelanja sembako, dan pada akhirnya ada spanduk di dalam rumah – yang paling ekstrim adalah ketika dipasang di internet, mereka tidak takut dengan pandemi Covid-19. Katanya, Kamis (2020/7/16).

Usai mengemudikan m, mereka mengaku salah dan menyerah, tidak mengulanginya.

Kedua anak muda ini berasal dari Desa Petisbenem di Sitsampeyan. Ia menjelaskan: “Setelah mengetahui bahaya virus corona, aturan Perbup, dll., Suruh orang tua menelepon ke rumah.”

Para orang tua yang menjemput anaknya mengaku lupa menyuruh anaknya keluar malam tanpa memakai masker.

Artikel ini dimuat di Tribunjatim.com dengan judul “2 anak muda Gresik awalnya mengatakan bahwa ketika mereka memesan ambulans untuk takut pada mahkota, mereka menemukan aslinya