TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG-PT Kereta Api Indonesia Divre IV Tanjungkarang sekali lagi memperpanjang waktu suspensi kereta api penumpang.

Kemudian, penangguhan kereta penumpang berlaku hingga 31 Juli 2020.

Direktur Humas Divre IV mengatakan: “Kami akan memperpanjangnya lagi sampai 31 Juli.” Sapto Hartoyo, melalui Tribunlampung.co.id, menerima siaran pers pada Senin (29/6/2020).

Sapto menjelaskan bahwa ekspansi diputuskan setelah mempelajari perkembangan komunikasi Covid-19. Tinggal di daerah Lampung dan Sumatra selatan selama satu bulan.

Sebagai informasi tambahan, PT KAI Divre IV Tanjungkarang sebelumnya berencana untuk membuka kembali fasilitas transportasi penumpang pada awal Juli.

Baca: Kereta api menjadi solusi untuk logistik tingkat atas di wilayah tersebut-Baca: Kondisi pembelian dari Stasiun Pasar Senen ke Tegal, Purwokerto dan departemen tiket kereta api Purwosari

– Tujuannya adalah untuk memutus rantai pasokan ebaran Covid-19 atau “Virus Corona, bahkan tindakan politik semacam itu, mengikuti pedoman pemerintah dan meminta orang untuk mengurangi kemampuan mereka untuk pindah,” katanya.

PT KAI Divre IV Tanjungkarang membatalkan kereta Sriwijaya mulai 1 April.

Sejak 25 April, Kuala Stabas Railway telah memperpendek waktu keberangkatan. Pada saat yang sama, karena penangguhan semua kereta api penumpang pada 1 Mei, Sapto meminta maaf kepada pengguna kereta Lampung yang masih belum bisa naik kereta di daerah Lampung, Kotabumi, Baturaya dan Palembang. (Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer) -Artikel ini telah dipublikasikan di tribunlampung.co.id dengan judul PT KAI memperpanjang pemutusan kereta penumpang hingga 31 Juli