TRIBUNNEWS.COM-Senin (29/6/2020), seorang tersangka bom teroris yang tinggal di Jalan S Parman, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Benda itu diduga diletakkan di kampus dekat Markas Besar Kepolisian Kalimantan Selatan. Salina mengatakan para saksi di tempat kejadian ditempatkan oleh dua orang, termasuk seorang wanita yang mengendarai minibus putih.

Setelah meletakkan bom yang mencurigakan, Sarinah dan suaminya datang ke wanita itu untuk dijual di sebuah kios tidak jauh dari sekolah.

Baca: Ricuh BLT Covid-19 Madinah, 600.000 rupee dana diubah menjadi 200.000 rupee hingga mobil Wakapolres dibakar

Baca: Young Cabuli pedophiles in Ke-19 bocah lelaki Sukabumi, yang tampaknya menjadi korban Sodomi Sodomi di sekolah dasar

“Setelah meletakkan benda dan mengambil gambar, kami pergi untuk bertanya benda apa itu dan mereka menanggapi perintah direktur. Setelah pergi, mereka Meninggalkan. “Sarinah dan suaminya kemudian melapor ke penjaga sekolah, praktisi dan polisi.

Brigade Mobil Kalsel Kalimantan Selatan menerima laporan dan segera pergi ke lokasi.

Bahkan Jalan S Parman ditutup selama beberapa jam untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Rifa’i, kepala hubungan masyarakat di Kantor Polisi Selatan di Kalimantan, mengatakan artikel itu diduga dikemas dalam paket surat kabar dan sebuah karton kecil.

Baca: Kakek Aceh menemukan seorang cucu lelaki penuh di ranah kewarganegaraan, dan aktor itu melarikan diri secara langsung

Baca: Pekerja Bacek Foreman 8 meninggal di Riau ketika hasilnya adalah balas dendam merencanakan pembunuhan

Ketika mengkonfirmasi pada hari Selasa (30 Juni 2020), dia berkata: “Setelah pemeriksaan ditemukan bahwa artikel itu memuat koran yang digulung, jadi tidak ada artikel berbahaya.” -Bahkan jika benda yang ditemukan bukan benda berbahaya, dia akan menyelidiki dan menempatkan benda tersebut Identitas penulis.

Menanggapi insiden ini, Rifa’i meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. – “Dalam proses ini, kami juga diminta untuk mencicipi” informasi yang diberikan oleh para saksi tentang karakteristik kedua pria itu, “tambahnya. (Kompas.com/ Andi Muhammad Haswar) -Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com Judulnya “Warga Banjarmasin dikejutkan oleh benda yang diduga dibom di kampus”