TRIBUNNEWS.COM-Petugas gabungan Satpol PP, TNI, Polri, dan BNNK Tuban menggerebek banyak dana pensiun.

Serangan pensiun terjadi pada hari Minggu (11 Oktober 2020). Kali ini, pasangan jahat itu ditangkap di sebuah rumah kos di kota tersebut, dan hotel tersebut diduga digunakan untuk kegiatan asusila. Dengan Satpol PP Tuban Kontrol, Joko Herlambang menyerahkannya kepada wartawan.

Baca juga: Perempuan yang masih dibawah umur menjadi korban penggerebekan oleh pasangan tidak patut di salah satu rumah kos di kawasan Tuban

Baca juga: Penjaga Penyelundupan Sabu Terungkap dalam Penggerebekan Ponsel memberikan informasi kepada narapidana – lihat juga: Selama PSBB, panti pijat Tangsel beroperasi, dan polisi membeberkan kiat pengelola untuk menghindari penggerebekan – ia menjelaskan bahwa di pensiunan di Jalan Tembus, di Desa Gedongombo Tidak ada tiga pasangan yang dijamin, yakni KS (24) warga Kecamatan Parang dan AS (18) warga Kecamatan Semanding.

Kemudian warga FI (31) Kecamatan Mengdong (DW (36)) merupakan warga Kecamatan Semanding.

Kemudian SYS (19) warga Kecamatan Plumpang, dan FU (17) warga Kelurahan Ngraho Kabupaten Bojonegoro. Wanita yang masih di bawah umur. -Saat menginap di rumah kos di Desa Kebonsari, ada sepasang suami istri yang diamankan, yakni MDA dari Kecamatan Balen (28) dan DW dari Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro (25). ) Dan IW (31) warga Kabupaten Tuban, kemudian UM (23) warga Kabupaten Tuban, diantaranya ST (18) Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dan JA (24) warga Kecamatan Palan memiliki ED (23) warga Kabupaten Jombang .

Baca juga: Pria menangis oleh tersangka massa dalam penggerebekan di jalan: Pak, saya bukan massa

Di Wisma Desa, Lats ari diikat oleh sepasang warga NS (37), warga Kabupaten Bojonegoro SUM (45) ). Dan Kamatt. Dia menyimpulkan bahwa mereka telah menguji urin negatif. Kantor Satpol PP Tuban Pensiun