Laporan wartawan Jabar Tribun Andri M Dani-CIAMIS, TRIBUNNEWS.COM-Seorang Demokrat di Kabupaten Chamis karena diunggah ke media sosial , Melaporkan ke kantor polisi bahwa anaknya dihina.

Anak ini tidak menyangka bahwa ayahnya ingin mengutuk dirinya sendiri.

Ginna Mayori Aurora (26 tahun), Warga Cikawung, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Tak disangka ayah kandungnya H. Sy (juga anggota DPRD Ciamis) melapor ke polisi hanya karena mengunggahnya ke akun Facebook-nya.

Dua kali, lulusan PKJR Unigal menanggapi ajakan Polda Jabar untuk memberikan informasi, yakni Selasa pekan lalu (8 April 2020) dan Senin (8 Agustus 2020). Update data sebaran Corona, Indonesia 10 Agustus 2020: 5 provinsi lapor tidak ada kasus baru-hanya pada undangan kedua (Senin (10/8/2020)), Jin Na (Ginna) Dalam keterangannya ke Jawa Barat, Polda didampingi kuasa hukum. Perpaduan Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 2 ayat (7) ayat (3) meliputi anak kedua dari tiga bersaudara. Kaget, menurutku kamu (H.Sy) tidak ada niat untuk melaporkan anakmu ke polisi, Jin Na benar-benar tidak menyangka, “Jin Na ditemani ibu dan adiknya, kepada wartawan di Chamis (Selasa, Agustus 2020) 11) .

Baca: Lapor ke Jenx SID. Otoritas IDI Bali: Ya, Soal Ketua WHO Hina IDI — Menurut Ginna, Salin Salinnya Maret 2020 Identitas tersebut menggunakan kata-kata kasar terhadap ayahnya H. Sy di akun Facebook-nya karena ia menyaksikan sederet kemeriahan dari orang tuanya. Facebook dan ayahnya Ginna melaporkannya ke polisi.