TRIBUNNEWS.COM-Polisi menangkap empat orang pencopet jarak jauh dan provinsi (AKP) yang sering melakukan tindak pidana di Depok.

Dalam memimpin aksinya, pelaku mengaku menderita epilepsi untuk memperdaya korban dan penumpang lainnya. — Sebenarnya saat mereka beraksi, mereka selalu memakai amulet.

Dulu mereka berperan sebagai angkutan umum yang melewati Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Kota Depok. — Keempat peran ini adalah SR (38 tahun), HE (35 tahun) dan SA (43 tahun) di grup ini, memainkan peran masing-masing.

“Memang mereka ahli dalam pencurian angkot yang pura-pura epilepsi,” kata Depok. Kepala Badan Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Kompol Wadi Sabani memimpin pengumuman kasus tersebut pada Jumat (9/10/2020).

Baca: Pura-pura Sakit, Gang Pencopet Angkot Ayan: Bawalah Jimat Tali Pocong Agar Aman — -Baca: Selain Ikat Pinggang Pocong, Modus Pencopet-Pura Ayan Depok Juga Memiliki Jimat Kulit Rusa-Juara Ke-4 Di antara para aktor, Wadi mengatakan bahwa SR berperan sebagai penderita epilepsi. – “Dia (SR) pura-pura sakit,” katanya lagi. ——Di Vardy, SR mengakui bahwa dia hanya mengeluarkan air liur, seperti epilepsi. – “Pak, saya hanya mengeluarkan air liur dan mengejang,” (kedutan).