Bloomberg TRIBUNNEWS.COM-Pimpinan Pompeii Ogan Komering Ilir (OKI) di Sumatera Selatan AG (32) yang namanya diawali dengan ditetapkan sebagai tersangka perbuatan asusila.

Dia dengan sepenuh hati menganiaya dan secara sadar melecehkan 7 anak di bawah umur Santri. -Inisial mereka adalah ER (15), RA (14), SM (14), RPA (16), SL (16), ERS (15), IN (17). IPTU Amirudin Iskandar mengatakan kepada polisi bahwa mereka harus menjalani hukuman berjam-jam di Rutan Oki.

Berikut fakta-faktanya:

1. Tidak ada kebutuhan biologis

Kapolsek OKI AKBP Alamsyah Pelupessy mengatakan kepada polisi melalui Reskrim KBO bahwa Kejaksaan Agung mengaku tidak memiliki jenazah pada Kamis (26 November 2020). perlu.

Ini karena istrinya hamil

2. Cara mengajar praktis

“Dia berkata:” Metode tersangka kriminal adalah mengajari mereka metode ini sehingga dia (korban ) Bisa meningkatkan pendidikan orang tua, tapi dengan syarat. “