Reporter Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

TRIBUNNEWS.COM, COM, KUPANG-Sejauh ini, sebanyak tujuh korban perairan karam dari perahu motor Cinta 25 NTT belum ditemukan.

Sampai Minggu malam, pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan berhasil mengirim 14 korban ke distrik Rote Ndao dan mengirim 8 korban ke Kuba.

Dari 22 korban, tidak kurang dari 3 meninggal. .

Kapal Motor (KM) Casey No. 25 adalah kapal nelayan milik nelayan yang tenggelam di sebelah timur Nusa Tenggara (Nusa Tenggara) pada Minggu sore (7/7). Rote Ndao) Selat Pukufu tenggelam di kabupaten.

Tim gabungan terdiri dari distrik Forkopimda Rote Ndao, NTT Basarnas, provinsi NTT, dan pulau Lanal Rote di Kupang, kepolisian daerah NTT dan kepolisian daerah Rote Ndao, dan dibantu oleh para nelayan setempat. -Lebih: Kementerian Perhubungan menyebarkan kapal KPLP untuk membantu menemukan korban kapal nelayan yang tenggelam di Kubang

Baca: Nikita Mirzani adalah orang baik, mengungkapkan penyebab kejahatan di media sosial: hidup

Baca: BMKG di Prakiraan cuaca untuk 33 kota Selasa, 7 Juli 2020: Bright Brighty di Yogyakarta

Dalam proses ini, Polisi Distrik Rote Ndao dan tim gabungannya mendirikan stasiun perlindungan darurat KM Kasih 25.

Pos tersebut terletak di halaman tengah Pusat Kesehatan Eahun di Distrik Rodi Timur, Rhodes Ndao. — “Orang yang bertanggung jawab di Distrik Rote Nd mengatakan:” Kami telah membuat pos mitigasi bencana di kapal penangkap ikan Lampara “LOVE 25” dari Selat Pukuafu di perairan Desa Pukuafu di Desa Pukuafu di Distrik Landuleko di Distrik Rotara Ndao. AKBP Bambang Hari Wibowo, SIK, M.Si di POS-KUPANG.COM.

Dia mengatakan bahwa posisi didirikan untuk merawat korban dengan cepat dan tepat untuk mengurangi insiden dampak paling serius.

“Selain itu, komando keamanan juga bertujuan mengendalikan dan mengoordinasikan tim gabungan yang terdiri dari Angkatan Laut, Polisi Daerah Rote Ndao, Kabupaten BPD Rote Ndao dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao,” tambahnya.

Artikel ini dipublikasikan di pos-kupang.com dengan judul 7. Para korban kapal karam Pkufu belum ditemukan, dan Polisi Regional Rhode Island telah mendirikan stasiun intervensi darurat.