TRIBUNNEWSBOGOR.COM-Puluhan remaja putri terpaksa mengirimkan foto dan video bugil diri mereka sendiri.

Para korban (kebanyakan remaja) juga menuruti keinginan pelaku.

Hal ini dilakukan oleh remaja putri, karena diancam oleh laki-laki yang akan disadap, Inisial nama mereka RK (22).

Menurut hasil pemeriksaan sementara, paling banyak ada dua belas anak perempuan di bawah umur yang menjadi korban. Reserse Kriminal Khusus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syafrudin kepada wartawan, Rabu (26 Agustus 2020).

Kombes Pol Nunung Syafrudin menjelaskan metode yang digunakan orang tersebut sebagai mahasiswa. — Menurut Kombes Pol Nunung Syafrudin, penyerang menggunakan jejaring sosial Facebook untuk menjebak korban.

Dia terus menggunakan mode pengetahuan di Facebook untuk menghubungi penyerang dan meminta nomor WhatsApp. Para korban sebagian besar adalah gadis-gadis SMA.

Halaman penuh >>>>>>