TRIBUNNEWS.COM, TELLULIMPOE-Saksi kecelakaan adalah sebuah minibus yang mendarat di jurang Sungai Apareng di Jatie di Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, dan Jatie di Desa Samaturue pada hari Sabtu. Sopir tersebut menduga dirinya tidak menguasai medan jalan pada hari Sabtu. (15 Agustus 2020) Medan jalan sudah terkontrol, sehingga diduga pengemudi tidak mengontrol kecepatan mobil.

“Pengemudi Kasimuddin tidak akan mengontrol kecepatan mobil karena sangat kencang. Danny, salah satu saksi kecelakaan, mengatakan Kasimuddin sedang mengemudi dengan kecepatan tinggi dan tidak mengetahui medan. Kasimuddin Mengemudi dengan kecepatan tinggi. GJ, warna silver melewati pembagi jalan.

Di tempat kejadian, mobil yang saya lihat menabrak pohon lilin sebelum melompat ke dasar sungai.

“Saat mendarat di dasar sungai, Dan Ni berkata: “Mobil ini menabrak karena jatuh ke perairan dangkal dan bebatuan.”

Mobil ini berasal dari Desa Tannamwang, Distrik Puerto Ramba. Kabu dipatenkan oleh Jeneponto.

Baca: Berita Terkini: Minibus Jatuh ke Dasar Sungai Apareng Sinjai, Tewaskan 6 Penumpangnya – Kedua Pengantin Terlibat Kecelakaan Dalam Perjalanan dari Jeneponto ke Kabupaten Bone.

Kejadian tersebut telah dikonfirmasi oleh Kasat Lantas Sinjai AKP Rahim.