TRIBUNNEWS.COM, Surabaya-Seorang tukang ojek lini ketiga di Surabaya dibawa ke rumah sakit setelah dipukuli oleh gerombolan tersangka debt collector. Menurut kesaksian, pengemudi Jool dipukul dengan kayu dan batu.

Kejadian tersebut dilaporkan langsung oleh saksi mata oleh saksi mata, dan dikonfirmasi oleh Kapolsek Gendeng AKP Anggi Ibrahim Saputra Sopir Ojol dibawa ke rumah sakit. Mereka pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Hal tersebut diakui Dekan Resmob Satreskrim Polres Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Kamis (6/6/2020). Muncul di Italia Sejak Desember 2019, Saat China Tidak Melaporkan Kasus Pertama-Baca: Sebelum Menghilang, 10 Penumpang dari Puspita Jaya KM Mencoba Berenang ke Pulau Rakata untuk Melarikan Diri. Katanya: “Ya, memang Ada yang melaporkan. Kami masih menyelidiki, ‚ÄĚkata Arief.

Peristiwa itu terjadi di salah satu kantor persewaan di Jalan Taman Ais Nasution di depan Monumen Bambu Runcing, Surabaya, Kamis (18/6/2020) sore.

Gejolak L pada awalnya disebabkan oleh perselisihan antara debitur seorang tukang ojek online dengan banyak tersangka debt collector.

Perkataan dari mulut ke mulut di antara kedua kubu tidaklah cukup.

Satu sisi dianggap yang pertama menyerang sampai emosi di sisi lain tersulut.