TRIBUNNEWS.COM, Surabaya-Munaji, penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih di Surabaya, mengaku telah mengubur sekitar 800 jenazah Covid-19.

Selama pandemi corona, Munaji dan rekan-rekannya menguburkan 1.500 jenazah. 8/2020) .

Munaji mengatakan bahwa pada awal pandemi, dia bisa menguburkan 35 jenazah dan bekerja hingga 24 jam sehari.

Takut tertular

Munaji masih merasa cemas di hatinya-ia akan masuk Covid-19.

Namun, karena ketulusan dan panggilan tugas, Munagi bertahan hingga sekarang.

Munaji juga mengimbau masyarakat untuk berhenti ikut memproduksi korona dengan mengikuti prosedur kesehatan.

Menurut Munagi, hal ini akan mengurangi jumlah korban meninggal akibat infeksi tar.

“Kapan use-end? Kita capek, kita capek. Tapi gimana lagi, ini sudah jadi tugas,” ucapnya.