TRIBUNNEWS.COM-Sopir taksi langsung dipukul di Palembang karena motif cemburu.

Dua dari tiga pelaku penyerangan ditangkap oleh polisi Palembang di Bandara Internasional Bank Dunia pada 21 Oktober 2020 (Rabu). Kepala Kombes Pol Anom Setyadji, Kamis (22/10/2020), mengatakan, penyerangan terjadi di dua lokasi, pertama di Jalan Yaktapena I dan kemudian di Polrestabes Palembang. Astri Utami (20 tahun) dan mantan suaminya melihat saksi dan pria di dalam mobil berinisial A. Jaloux, lalu mereka marah dan menganiaya supir taksi online, ”kata Anom. Orangtuanya mengetahui bahwa anaknya hamil bahkan dari tetangga. Pacar sangat kabur dan tidak mau bertanggung jawab. Jawaban-Annon berkata, masalah dimulai dengan saksi tidak ingin berdamai dengan penulis A.– “Aktor A yang marah berencana untuk bangga dengan teman-temannya Rencananya yang membanggakan adalah mengundang saksi ke warnet tersebut, namun pertama-tama, saat pelaku A sampai di TK provider, ia pura-pura tidak tahu dan melihat saksi saat korban berada di dalam kamar. mobil. Dia langsung marah dan menganiaya pengemudi mobil, ”ujarnya.

Korban yang panik langsung kabur ke Polsek Palembang. Namun saat itu, penyerang berteriak dan meminta tolong untuk mengusir korban. Pergilah agar warga bisa mengikutinya tapi tidak menculiknya.Setelah kejadian itu, Indra (40), korban seorang sopir taksi online, melaporkan kasus tersebut ke Polres Palembang.