TRIBUNNEWS.COM-Keluarga korban dalam kasus pra-pembunuhan Aulia Kesuma meminta agar putri korban dan pelaku tidak mengikuti persidangan pada Senin (15/6/2020). Purnama juga dikenal sebagai Pupung Sadili (54 tahun).

Dari hubungan keluarga mereka, Oriya dan Puppong beruntung memiliki anak berusia 4 tahun. Pengacara pengacara tidak menggunakan bayi korban sebagai alasan.

Ia menyebutkan bahwa pengacara putra pelaku Olia Kesuma dan Giovanni Kelvin sering menggunakan putri penyerang sebagai tameng untuk mengurangi beban hakim. Kalimat ibu.

– KompasTV memberitakan, Senin (15 Juni 2020), Nani menyebut pengacara Oria kerap menyandang nama pelaku dan anak korban. ) Jika ibu dihukum sendiri, jika dia dipanggil sendiri dia akan hidup. – Atas nama keluarga besarnya, Nani menyangkal tuduhan tersebut. -Dia mengatakan bahwa keluarga korban siap merespon dan membesarkan R, sehingga peran Aulia sebagai ibu tidak akan terlalu berpengaruh.

Nani kemudian mengirimkan pesan kepada kuasa hukum Aulia, Firman Chandra, jangan lupa menyebut nama R untuk mendapatkan simpati hakim. >>>