TRIBUNNEWS.COM-Seorang prajurit belia berinisial FAR (15) tewas usai disiksa.

FAR merupakan warga Desa Trangsan di Kecamatan Gatak Sukoharjo.

Polres Sukoharjo juga berada di TKP Joglo Polres, Selasa (8/9/2020).

Menurut Kepala Reserse Kriminal Polres Sukoharjo AKP Muhammad Alfan, hal itu terpampang saat rekonstruksi. 17 adegan. Korban dipukul dan dipukuli oleh Toya dan mengalami kejang – “Kami melakukan pekerjaan rekonstruksi beberapa waktu lalu, dan hari ini kami melakukan pekerjaan rekonstruksi,” katanya. -Tampaknya 10 tersangka dan banyak saksi mengikuti pekerjaan rekonstruksi. Desain situs. Diputuskan bahwa setiap tersangka yang berada di lokasi kejadian telah menjalani pelatihan bodoh di SDN 1 Trangsan pada malam hari tanggal 4 Juli 2020. Usai mengikuti pelatihan kesenian, korban mengalami kekerasan fisik akibat kecurigaan usai melakukan pemanasan. “Dia berkata. Dia menjelaskan .-” Kekerasan pribadi termasuk menendang orang, menendang orang dengan boneka beruang dan pemukulan, “tambahnya, bergerak maju tanpa sadar.