TRIBUNNEWS.COM-Pria yang disingkat BK (60 tahun) tak tega melihat kondisi istrinya yang sakit parah.

BK bertekad untuk melompat ke dalam ngarai sedalam 200 meter untuk mengakhiri hidupnya.

Dia adalah warga Desa Satar Lahing, Jalan Rana Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. -Peristiwa itu terjadi di persawahan di Desa Wor, Jumat pagi (28/8/2020).

Bacaan: Seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun, korban dari keluarga yang mencurigakan, tewas di P├ękalongan (P├ękalongan) terbakar, — -Iptu Dedy S Karamoy, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polsek Mangalai Timur, mengatakan, korban bunuh diri karena tak bisa menahan melihat istrinya sakit parah hingga kedalaman 200 meter. Dia meninggal seketika, “kata Didi kepada Kompas.com, Sabtu pagi.

Didi mengatakan, saat BK terjebak di jurang, tindakan nekatnya ditemukan oleh seorang warga bernama Kasisius Jebarus “saat sedang memindahkan sapi”. Saksi l langsung lapor ke warga dan diteruskan ke polisi setempat.

Korban meninggal di tempat kejadian selama evakuasi.

Baca: Tak bisa melihat kondisi istrinya yang sakit, seorang petani NTT terjatuh ke jurang sedalam 200 meter

“Pukul 08.30 WITA ditemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa,” Dedy Mengatakan.